Untung Rugi Bisnis MLM

Tentang Untung Rugi Bisnis MLM, adalah membantu dalam menjalankannya. Jika anda ingin mendapatkan info lebih lanjut hubungi kami di: 0812-6022-7278.

Untung Rugi Bisnis MLM adalah dengan cara memperkecil resiko kerugian finansial. Para distributor yang bergabung dengan perusahaan MLM tidak terbebani oleh kerugian finansial apabila produk yang mereka tawarkan tidak laku terjual.

Dalam berbagai macam bisnis, pasti ada kelebihan dan kekurangan. Biasanya prosentasi dengan kelebihannya lebih kecil. Pada perusahaan MLM biasanya senjata utamanya adalah barang atau jasa yang mereka jual, tapi tidak semua barang atau jasa yang mereka produksi laku dipasaran. Namun MLM lebih memilih produk kesehatan, kecantikan, makanan dan fashion. Mereka memilih ini, karena banyak yang berminat. Kehebatan sistem mereka sebenarnya bukan Cuman dari kekuatan produknya saja, tetapi melainkan ada banyak sisi yang mendukung perusahaan MLM menjadi besar, yaitu promosi member, kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Sebagai batasan pembicaraan kali ini adalah kekurangan yang dimiliki perusahaan MLM. Sebelum anggota untuk perusahaan MLM alangkah baiknya belajar dari sisi kekuarangannya juga.

Pandangan seperti ini jangan ditiru, karena jika kita Cuma bertahan hanya satu produk saja, kita merasa produk ini bagus buat kita maupun konsumen namun hanya membuat kita mati suri. Karena kita hanya mengandalkan satu perusahaan saja, karena sudah merasa nyaman akan hasil yang sudah dicapai. alangkah baiknya mencari sampingan sebagai anggota lain, hal ini dapat membangkitkan jiwa leadership dan kewirausahaan anda. Sehingga nanti tidak lagi menjadi anggota MLM, bisa juga membuat usaha sendiri dengan menerapkan sistem yang sama tetapi bisa lebih baik.

Karena kebanyakan produsen bisnis MLM adalah perusahaan dari luar negeri. Hal ini akan mengakibatkan perekonomian dan hasil keuntungannya masuk ke kas luar negeri.

Up line dan sistem MLM biasanya mengajarkan untuk menarik konsumen, terkadang ada yang mengajarkan untuk bagaimana caranya biar calon anggota minimal bisa masuk ke anggota terdahulu. Hal ini biasanya secara tidak sengaja pasti terjadi pemaksaan keanggotaan.

Kelebihan dan Kekurangan bisnis MLM

Kami memiliki berbagai  Kelebihan dan Kekurangan bisnis MLM. Jika anda ingin mengetahuinya lebih lanjut tentang bisnis kami langsung hubungi OFFICE kami di : 0812-6022-7278.

Kelebihan dan Kekurangan bisnis MLM adalah dengan cara memperkecil resiko kerugian finansial. Para distributor yang bergabung dengan perusahaan MLM tidak terbebani oleh kerugian finansial apabila produk yang mereka tawarkan tidak laku terjual.

Biaya promsi relatif rendah. Biaya promosi dilokasikan sebagai persentase diskon yang diperoleh para distributor dan jaringan atas volume penjualan mereka. Metode MLM ini cocok bagi perusahaan yang menginginkan saluran distribusi yang efektif dan menghemat biaya iklan.

Investasi relatif rendah. Dengan menggunakan strategi MLM tugas para distributor mempertemukan antara pembeli dengan penjual. Tidak seperti bisnis konvensional dimana untuk memulai suatu usaha produsen harus memiliki modal yang cukup besar sebagai salah satu syarat dalam memulai bisnisnya.

Mekanisme kerja relatif sederhana. Untuk menjadi seorang distributor tidak perlu memasukkan lamaran kerja atau menyertakan sejumlah modal. Mereka yang ingin bergabung dengan perusahaan MLM, cukup memiliki motivasi berprestasi yang tinggi dan jiwa kewirausahaan yang tinggi pula. Dengan mekanisme kerja yang sederhana ini diharapkan dapat menarik orang untuk bergabung dengan perusahaan MLM.

Harga produk relatif terjangkau. Pada umumnya perusahaan yang menjual produknya dengan strategi MLM produk adalah produk impor, meskipun sudah ada beberapa perusahaan dalam negeri yang juga menggunakan strategi ini. Harga produk yang ditawarkan relatif terjangkau dan memiliki kualitas yang tinggi dibandingkan dengan produKlain yang sejenis.

Komunikasi antar pribadi/hubungan personal. Penjualan langsung yang dilakukan oleh para distributor dengan sentuhan-sentuhan pribadi mereka akan menimbulkan nilai sendiri bagi konsumen. Konsumen yang merasa puas dengan produk dan pelayanan distributor, diharapkan akan melakukan pembelian kembali dan menyebarkan kepada orang lain. Hal ini akan meningkatkan image perusahaan di mata konsumen.